June 16, 2018

Merepotkan


Salah satu penyakit buruk yang menimpa dalam diriku adalah penyakit dori. Sebenarnya nih yaa, minggu lalu udah ada satu tulisan, tapi pas lagi enak enak nulis lupa materinya apa alhasil berhenti dulu kan ya, nah karena berhenti dan mencoba mengingat ingat ini lah yang membuat segala macam tulisanku yang udah berkonsep terhenti di tengah jalan dan gatau jg materinya apa sebenernya. Harusnya yaudahlah yaa gausah terlalu berpikir yang macem macem, tulis aja yang kamu ingin sampaikan :”)
Sekilas awalan yang tidak jelas, curhatan hati ceritanya hehehe
Masa masa ketika seorang remaja yang terbiasa melakukan apapun sendiri.
Waktu masih SMA dulu : Duduk dikelas sendiri, istirahat dikelas sendiri, ke kantin sendiri, ke kamar mandi sendiri, ke perpus sendiri, duduk di paving sendiri, nonton drama sendiri, nonton film sendiri, ngerjain tugas kelompok sendiri :D , ngerjakan apa apa sendiri. Sendiri sendiri sendiri
Sekarang : tinggal dirumah sendiri, duduk sendiri, makan sendiri, masak sendiri, belanja sendiri. Sama aja sih sebenernya kayak pas masih SMA. Haha
“Mbak lek samen sendirian ayo nang rumah” , “Yuan ndek rumah iki sendirian ? emang berani ?” , “Sekarang yuan sama siapa e ?” , “Dewean a ?”, “ketok ngenes tapi asline engga, oalah iyowes yu sembarang.”
Kalimat yang sering terdengar sampai aku udah gasuka ngejawab haha. Di masyarakat kita, hidup sendiri itu kesannya gimana sih ? seburuk itukah ? se-ngenes itu kah ?
Masa lalu yang sulit : trauma berteman dekat, sebagai tambal ban dalam pertemanan, penghianatan dalam organisasi, kepercayaan dan kepedulian yang tidak diemban dg tanggung jawab. Semua hal sulit yang terjadi dalam kurun waktu 6 tahun ini membawaku dalam 1 kesimpulan : ‘begitu sulit mempercayai sesama makhluk, aku hanya bisa mengandalkan diriku sendiri dan jika mampu biarkan orang lain yang mengandalkanku, yang merepotiku, asalkan jangan aku yang merepoti mereka’.  
Salah satu prinsip hidupku yg mungkin bisa kalian ikuti : ‘jangan merepotkan’
 Kalau kebanyakan temen temen lebih suka “Ah diem aja daripada nanti disuruh jadi kita yang repot” , aku lebih seneng “apa yang bisa kukerjakan ?” “gapapa istirahat aja biar aku lanjutkan”. Orangtuaku selalu menanamkan hal hal yang berhubungan untuk memikirkan kenyamanan dan kesejahteraan orang lain.
Dalam pelaksanaan untuk selalu melakukan kebaikan kepada orang lain, ada kalanya kita membutuhkan waktu sendiri untuk berpikir lebih dalam. Kalau untuk aku pribadi, kenapa aku lebih sering melakukan semua hal sendiri, karena memang aku lebih produktif ketika sendiri. Saat bersama tim aku jg produktif, tetapi ide ide dan gagasan gagasan baru akan muncul ketika aku sedang sendirian.
Karena aku punya prinsip yang sudah saya sebutkan diatas, ada kalanya saya lelah dan menunggu ke pekaan dari orang orang di lingkungan sekitar. Dalam kerja tim, sudah terbagi rata semua pekerjaan yang harus kita selesaikan sesuai deadline, karena aku merasa kita adalah tim, aku selalu berusaha mengerjakan tugasku sebelum deadline dan membuatku sempat untuk membantu tim yang lain. Jika kalian peka kalian akan bisa membayangkan ini dan akan paham maksut dari ke peka an yang aku inginkan.
Dalam hati saya tidak boleh merepotkan yang lain, tetapi fisik ini sudah lelah. Memang, punya prinsip yang menurutku luar biasa sulit menyinkronisasikan dengan dua hal ini bikin lelah lebih cepat muncul. Jika saya sudah mencapai di tingkat ini, hanya istighfar dan mengingat yang diatas yg bisa saya lakukan. Saya harus berani dan sanggup bertanggung jawab terhadap apa yang sudah saya tentukan.
Sesekali mengingat masa lalu yang suram, dimana tinggal di kandang kambing dan berusaha mencukupi kebutuhan sehari hari. Menunggu untuk sanak saudara mengerti dan berharap pada bantuannya, tetapi sampai saat susah itu hilang tidak ada sedikitpun bantuan dari yang diharapkan. Jangan jadi orang seperti ini ya yun, senantiasa saling tolong menolong, jangan merasa di repotkan.
Tetap tabah dalam menjalani pahit manisnya hidup. Berharap segala keinginan tercapai, terkhusus bulan dan tahun ini. Semoga beberapa kata diatas bisa bermanfaat untuk kita semua. Jika ada yang ingin disampaikan silahkan dm di ig/twitter : @yuantr_

No comments:

Post a Comment