Salah satu penyakit buruk yang
menimpa dalam diriku adalah penyakit dori. Sebenarnya nih yaa, minggu lalu udah
ada satu tulisan, tapi pas lagi enak enak nulis lupa materinya apa alhasil
berhenti dulu kan ya, nah karena berhenti dan mencoba mengingat ingat ini lah
yang membuat segala macam tulisanku yang udah berkonsep terhenti di tengah
jalan dan gatau jg materinya apa sebenernya. Harusnya yaudahlah yaa gausah
terlalu berpikir yang macem macem, tulis aja yang kamu ingin sampaikan :”)

Sekilas awalan yang tidak jelas,
curhatan hati ceritanya hehehe
Masa masa ketika seorang remaja
yang terbiasa melakukan apapun sendiri.
Waktu masih SMA dulu : Duduk
dikelas sendiri, istirahat dikelas sendiri, ke kantin sendiri, ke kamar mandi
sendiri, ke perpus sendiri, duduk di paving sendiri, nonton drama sendiri,
nonton film sendiri, ngerjain tugas kelompok sendiri :D , ngerjakan apa apa
sendiri. Sendiri sendiri sendiri
Sekarang : tinggal dirumah
sendiri, duduk sendiri, makan sendiri, masak sendiri, belanja sendiri. Sama aja
sih sebenernya kayak pas masih SMA. Haha
“Mbak lek samen sendirian ayo
nang rumah” , “Yuan ndek rumah iki sendirian ? emang berani ?” , “Sekarang yuan
sama siapa e ?” , “Dewean a ?”, “ketok ngenes tapi asline engga, oalah iyowes
yu sembarang.”
Kalimat yang sering terdengar
sampai aku udah gasuka ngejawab haha. Di masyarakat kita, hidup sendiri itu
kesannya gimana sih ? seburuk itukah ? se-ngenes itu kah ?
Masa lalu yang sulit : trauma
berteman dekat, sebagai tambal ban dalam pertemanan, penghianatan dalam
organisasi, kepercayaan dan kepedulian yang tidak diemban dg tanggung jawab. Semua
hal sulit yang terjadi dalam kurun waktu 6 tahun ini membawaku dalam 1
kesimpulan : ‘begitu sulit mempercayai sesama makhluk, aku hanya bisa
mengandalkan diriku sendiri dan jika mampu biarkan orang lain yang
mengandalkanku, yang merepotiku, asalkan jangan aku yang merepoti mereka’.
Salah satu prinsip hidupku yg
mungkin bisa kalian ikuti : ‘jangan merepotkan’
Kalau kebanyakan temen temen lebih suka “Ah
diem aja daripada nanti disuruh jadi kita yang repot” , aku lebih seneng “apa
yang bisa kukerjakan ?” “gapapa istirahat aja biar aku lanjutkan”. Orangtuaku
selalu menanamkan hal hal yang berhubungan untuk memikirkan kenyamanan dan
kesejahteraan orang lain.
Dalam pelaksanaan untuk selalu
melakukan kebaikan kepada orang lain, ada kalanya kita membutuhkan waktu
sendiri untuk berpikir lebih dalam. Kalau untuk aku pribadi, kenapa aku lebih
sering melakukan semua hal sendiri, karena memang aku lebih produktif ketika
sendiri. Saat bersama tim aku jg produktif, tetapi ide ide dan gagasan gagasan
baru akan muncul ketika aku sedang sendirian.
Karena aku punya prinsip yang
sudah saya sebutkan diatas, ada kalanya saya lelah dan menunggu ke pekaan dari
orang orang di lingkungan sekitar. Dalam kerja tim, sudah terbagi rata semua
pekerjaan yang harus kita selesaikan sesuai deadline, karena aku merasa kita
adalah tim, aku selalu berusaha mengerjakan tugasku sebelum deadline dan
membuatku sempat untuk membantu tim yang lain. Jika kalian peka kalian akan
bisa membayangkan ini dan akan paham maksut dari ke peka an yang aku inginkan.
Dalam hati saya tidak boleh
merepotkan yang lain, tetapi fisik ini sudah lelah. Memang, punya prinsip yang
menurutku luar biasa sulit menyinkronisasikan dengan dua hal ini bikin lelah
lebih cepat muncul. Jika saya sudah mencapai di tingkat ini, hanya istighfar
dan mengingat yang diatas yg bisa saya lakukan. Saya harus berani dan sanggup
bertanggung jawab terhadap apa yang sudah saya tentukan.
Sesekali mengingat masa lalu yang
suram, dimana tinggal di kandang kambing dan berusaha mencukupi kebutuhan
sehari hari. Menunggu untuk sanak saudara mengerti dan berharap pada
bantuannya, tetapi sampai saat susah itu hilang tidak ada sedikitpun bantuan
dari yang diharapkan. Jangan jadi orang seperti ini ya yun, senantiasa saling
tolong menolong, jangan merasa di repotkan.
Tetap tabah dalam menjalani pahit
manisnya hidup. Berharap segala keinginan tercapai, terkhusus bulan dan tahun
ini. Semoga beberapa kata diatas bisa bermanfaat untuk kita semua. Jika ada
yang ingin disampaikan silahkan dm di ig/twitter : @yuantr_
No comments:
Post a Comment