February 14, 2019

Cerita di BRT

Kemanapun kaki menapak, pastikan salah satu tujuannya adalah untuk menambah ilmu. Pastikan - Yuan, 2019

Halo para pembaca blog ini. Kapan hari aku upload di ig ku (@yuantr_) kalau aku akan berbagi cerita di BRT pas hari itu.

Pertama aku jelasin dulu BRT Trans Semarang itu apa, apa ada yang udah tau. BRT (Bus Rapid Transit) adalah layanan angkutan umum yg beroperasi di kota semarang dan kabupaten semarang. Jadi BRT itu yaa bis yang ada di semarang, kalau di kota lain kek Trans Jakarta, Trans Jogja gitu gitu. Untuk biaya aku kasih tau juga (barangkali kalian nanti ada yg ke semarang) umum 3500 dan pelajar/mahasiswa 1000. Aku kan mahasiswa jadi aku muter kemana mana dan transit dimana mana bayarnya yaa cuma 1000 itu 👌🏻. Oke lanjut ke ceritanya.

Hari itu aku sama Rahma mau pergi ke kota buat makan gelato. Pas rahma pulang kuliah aku cerita kalau aku pingin makan es mintcho dan ternyata di respon baik sama rahma haha. Awalnya rahma ngajak naik grab, tapi aku menawarkan buat naik BRT (rahma ga perna naik BRT karena kuliahnya dia kek serasa ujian tiap hari haha) naiklah BRT kita. Pas siang hari sekitar jam setengah 2 siang kita berangkat dan BRT full, otomatis kita berdiri. Di sisi tempat duduk laki laki terlihat ada sekitar 3 anak (antara 2 dan 3) yg *apa yaaa istilahnya* *bentar* oh iya, anak inklusi. Aku sama rahma berdiri di tengah tengah antara tempat duduk perempuan dan laki laki dan aku ke fokus sama mereka yang lagi ngobrol. Ngobrolnya pakai bahasa isyarat. Udah gitu aja (kenapa kalau tulis ceritanya jadi biasa aja ya :")

Terusssss, sampailah kita di halte Java Mall (tapi aku turunya di halte wonderia eaaa) nah di halte ini naiklah seorang bapak bapak yang *mohon maaf* kaki nya ada cacat. Bis udah full dan terharu aja ngelihat salah satu anak inklusi tadi berdiri dan mempersilahkan bapaknya duduk :")

Klimaksnya di itu si, udah gitu aja. Makasih udah dibaca ceritanya. Silahkan serap sendiri moral value nya :")

Kemudian ada salah satu adik kecil yang mempersilahkan anak inklusi yg berdiri tadi buat duduk, dan adik kecil nya turun di wonderia sama aku. Jadi adik tadi berdiri karenan memang udah mau turun

Udah selesai 🤗🤗
Serius udah 😂

Ketika kita punya tuntutan buat nulis, kalau aku pribadi si ketika ada tuntutan malah buntu, tapi di setiap sela sela kegiatan aku mesti nulis sesuatu yg biasanya bisa aku kembangin lagi besok besoknya, misal kyk pas ada yg dm aku ttg kenapa mesti pakai rok terus nah detik itu jg kepikiran, tapi setelah itu yaa lupa mau ngebahas dari segi mana aja. Hmmm yaudahlah semoga besok besok bisa jadi penulis yang benar benar handal dan istiqomah dalam berlatih. Aamiin

Keterbatasan fisik, aku yakin jika kita semua bakal merasa sedih dan empati ketika melihat saudara kita yang memiliki hal ini. Sulit untuk di ekspresikan bagaimana agar kita bisa benar benar membantu mereka. Doa saja mungkin bisa, tapi alangkah lebih baik jika dalam dunia nyata kita jg bisa membantu mereka.

Belakangan ini aku kepikiran cara untuk bisa menjangkau mereka mereka yang membutuhkan tenaga muda sepertiku dalam membangun asa. Wadah untuk memaksimalkan hal hal seperti itu hanya terbatas. Belum ku temukan suatu wadah yg bisa ku masuki untuk terjun langsumg dalam pemenuhan kebutuhan mereka. Semoga suatu saat nanti benar benar ada wadah bagi relawan yang bisa terjun langsung untuk membantu mereka, setidaknya ada walaupun mungkin hanya sebatas memberi hiburan dan semangat. 

No comments:

Post a Comment