November 11, 2018

Self Control

Mengena tentang kebiasaan dimana manusia harus selalu mengupgrade dirinya, sudahkah kita istiqomah dalam hal ini ?

Prinsip yang memamg harus di canangkan dalam setiap individu, yang aku rasa sangat memengaruhi proses pengupgrade an ku, Istiqomah. Memaksa diri untuk merubah prinsip menuju lebih baik bukan hal salah, tetapi tegas!

Terlalu memanjakan diri sendiri dg mengatakan 'Gapapa sekali kali'. Semakin kita dewasa, harusnya kita bisa paham makna dibalik tanda kutip tersebut, dan diharuskan untuk kita tidak melakukan hal yang demikian 'lagi'. Kebiasaan yant sulit membedakan antara hal yang kita 'butuhkan' dengan yang kita 'inginkan' merupakan salah satu penyebabnya. Aku ambil contoh mengenai makan dan nyemil. Hasil akhir dari makanan, baik itu makanan yang mahal ataupun murah adalah sama. Belum tentu makanan mahal yang kita makan nutrisinya cukup untuk tubuh kita (dikaitkan dg kesehatan). Lagi lagi, hawa nafsu (yang dalam konteks ini bisa dipastikan 'kita tidak tegas dg diri sendiri') menyebabkan diri kita terlena.

Begitu juga dengan berbagai hal sepele yang sehari hari terjadi. Bisa saja hal sepele itu tidak kita pikirkan dengan matang, dan diakhir kita baru tersadar jika akibatnya membawa pada kebiasan yang merugikan, boros misalnya. Dalam keadaan ini, orang akan dibuat bingung jika terjadi keadaan 'gawat' dan 'darurat' (paham pasti yaa). Ini masih satu contoh akibat dari akibat tadi 👆🏻

Kebanyakan orang dalam situasi ini tidak berani menyalahkan diri sendiri. Melimpahkan kesalahan kepada lingkungan adalah salah satu pilihannya. Mereka mempunyai pola pikir bahwa pengaruh yang memyebabkan keborosannya adalah lingkungannya. Padahal bisa dikatakan bahwa pengaruh lingkungan tergantung dari respon kita.

Teori adapatasi mengatakan bahwa manusia menyesuaikan lingkungan, bukan lingkungan yang menyesuaikan manusia. Bersikap tegas kepada diri sendiri dan buktikan adaptasi kita bisa memberaikan feedback baik lebih dominan kepada lingkungan.

Semangat berubah! 

No comments:

Post a Comment