Peduli, bagi sebagian orang sulit diekspresikan, tetapi sebagian yang lain merasa mudah diekspresikan hingga harus diakui akan sikapnya. Kecenderungan sikap peduli pembawaannya berbeda, tanggapan orang lain pastinya berbeda juga.
Kepedulian yang pembawaannya bersifat keras dan mengkritik, tidak serta merta dipahami maksudnya, bahkan bisa jadi kepedulian tersebut diartikan sebagai pengaruh negatif yang harus dibuang jauh jauh, atau kepedulian itu hanya pura pura saja.
Menurut kejadian yang biasa aku alami, hal ini bisa mengakibtakan banyaknya respon berbentuk sindiran yang dilontarkan. Yang lebih menjengkelkan, hal ini terjadi terus menerus. Seolah olah semakin kita peduli, bahkan khawatir, semakin besar pula sindiran yang dilontarkan. (Mungkin ini yang namanya kritik dibalas dengan kritik)
Aneh lagi, kepedulian dengan pembawaan sopan dan lembut juga tidak bisa langsung dipahami. Begitu juga respon yang diberikan, sama seperti hal yang tertulis diatas.
Bayangkan saja jika kepedulian seseorang dibawakan dengan bentuk sindiran ?
Akibat apalagi yang akan terjadi
Jika situasi seperti ini terus menerus terjadi, bagaimana sikap saling peduli bisa tumbuh dimasa depan ? Padahal sikap saling peduli dan saling memahami berhubungan langsung dengan kehidupan sosial individu, dimana setiap individu tersebut saling membutuhkan
coba dibuat lebih konstan untuk tatanan kata, kalimat, atau paragrafnya.
ReplyDeletesemangatt 💪
oke oke terimaksih
Delete